Yang Lain Libur, BPBD Pantang Kendur

…bahwa BNPB maupun BPBD memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam penanggulangan COVID-19.

Pringsewu, BPBD.

Hingga detik ini penghuni Bumi masih belum berhenti membahas coronavirus disease 2019 atau yang biasa disingkat sebagai COVID-19 dan segala yang berkaitan dengannya. Di Indonesia telah diberitakan satu per satu korban meninggal dunia akibat virus Corona jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Sementara, rakyat Indonesia masih menunggu rilis resmi pemerintah pusat untuk membuka data Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect Corona, pasien positif Corona, hingga jumlah pasien sembuh atau meninggal dunia.

Ingar bingar topik ini pun terasa hingga daerah kabupaten/kota, meski intensitas pemberitaannya jauh bila dibandingkan dengan ibu kota negara dan kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa. Di Provinsi Lampung, sebagai bentuk antisipasi penyebaran COVID-19, gubernur menerbitkan edaran teruntuk wali kota/bupati se-Provinsi Lampung bernomor 130/1025/01/2020 per tanggal 16 Maret 2020, yang isinya berupa pemberitahuan penundaan pengumpulan massa terkait Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-56. Disusul respons dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu melalui Surat Edaran Nomor 01 Tahun 2020 Tentang Antisipasi Dan Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19) Di Kabupaten Pringsewu. Ada pun pesan yang disampaikan melalui surat edaran Bupati Pringsewu berupa kebolehan Aparatur Sipil Negera (ASN) untuk melaksanakan tugas-tugas pekerjaan kantor/kedinasan di rumah masing-masing (bukan libur) dengan tetap memperhatikan pelayanan publik dan tidak mengurangi kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mantap!

Andai pegawai ASN di BPBD Kabupaten Pringsewu bisa ikut Work From Home (WFH), pasti lebih mantap. Akan tetapi berhubung “bos besar” alias Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) alias Letnan Jenderal TNI Doni Monardo ditugaskan lewat Keputusan Presiden RI Nomor 7 Tahun 2020, yang ditetapkan pada 13 Maret 2020 sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, otomatis BPBD di seluruh daerah kabupaten/kota tetap siaga penuh. Kalaupun ikut WFH, pastilah yang dimaksud bukanlah bekerja dari rumah, melainkan bekerja dari markas besar (Work From Headquarters). Lagi pula, bagaimana juga caranya menangani bencana seperti banjir atau kebakaran dari rumah. Evakuasi online via Facebook? Jelasnya, pegawai BPBD tetap bekerja secara terukur. Bersinggungan dengan risiko adalah pasti, takabur tidak dicari. Doakan, ya!

Doni Monardo, Kepala BNPB

Oh, iya, bagi yang bertanya-tanya kenapa Kepala BNPB bisa menjadi ketua gugus tugas, atau kenapa BNPB ikut mengurusi virus, bisa membaca Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Pada BAB I Ketentuan Umum, Pasal 1, Nomor 3, diterangkan, “Bencana nonalam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa nonalam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit”. Sedangkan, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, (epi.de.mi /èpidèmi/) bermakna sebagai “penyakit menular yang berjangkit dengan cepat di daerah yang luas dan menimbulkan banyak korban, misalnya penyakit yang tidak secara tetap berjangkit di daerah itu; wabah”. Sampai di sini jelas, ya, bahwa BNPB maupun BPBD memiliki tanggung jawab untuk terlibat dalam penanggulangan COVID-19.

Jadi, para sedulur BPBD Kabupaten Pringsewu sekalian, di tengah situasi yang genting saat ini harap dimaklumi bila pegawai BPBD masih terlihat berseliweran di jalan, di gedung, dan di hatimu. Bila diurutkan, acara ramai-ramai dimulai pada tanggal 27 Februari lalu saat digelar Apel Perdana Siaga Bencana Terpadu Tahun 2020 di Pos Siaga Bencana Terpadu yang terletak di Jalan Veteran, seberang Mapolres Pringsewu. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Pringsewu, Hi. Fauzi, menjadi pembina apel, dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Sugeng Pramono, menjadi pemimpin. Sedangkan, anggota Tim Siaga Bencana Terpadu yang terdiri dari BPBD, TNI (Kodim 0424/Tanggamus), Polri (Polres Pringsewu), Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan Dinas PUPR